KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA

Moerti Hadiati

Abstract


Tindakan kekerasan, penganiayaan, perkosaan, penghinaan, pelecehan seksual, pembunuhan terhadap istri dalam ikatan perkawinan merupakan tindak pidana, bukan delik aduan. Kekerasan dalam keluarga sulit dijangkau oleh penegak hukum, karena korban enggan melapor, masyarakat tidak mengetahui kejadian, persoalan pribadi dan aib dalam keluarga.


Keywords


pidana; kekerasan dalam rumah tangga; delik aduan

Full Text:

PDF

References


Fenty Nugroho & B. Yuliarto Nugroho, Tindakan Kekerasan Suami Terhadap Istri : Perbuatan Kriminal Yang Tersembunyi, Majalah Antarwidya, No. 3 Tahun I, Desember 1990-Maret1997.

Hofeller, Kathleen H., Ph.D., Battered Woman Shattered Lives, California : R&E Publisher, 1987.

Roger Langly & Richard C. Levy, Wife Beating : The Silent Crisis, Terjemahan bebas oleh R. Masasi : Memukul Istri Kejahatan Yang Tidak Dihukum, Cakrawala Cinta, Jakarta, 1987.

United Nations, Violence Againts Woman In The Family, New York, 1989.

Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.




DOI: http://dx.doi.org/10.30742/perspektif.v6i2.525

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Perspektif

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats

P-ISSN 1410-3648     E-ISSN 2406-7385

Perspektif by http://jurnal-perspektif.org/index.php/perspektif/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Sekretariat: PERSPEKTIF
Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Indonesia
Jl. Dukuh Kupang XXV No. 54 Surabaya 60225
Telp. 031- 5677577   HP. 08179392500
email: perspektif_hukum@yahoo.com