PERSYARATAN DAN SISTEM PERLINDUNGAN DESAIN INDUSTRI

Endang Retnowati

Abstract


Bagi sebuah perusahaan, desain industri memegang peranan yang sangat penting. Hal ini dikarenakan desain industri telah mampu memberikan manfaat ekonomi yang cukup baik, oleh karena itu diperlukan perlindungan hukum yang mampu memberikan kepastian hukum. Di sisi lain juga mendorong kreatifitas para pedesain untuk melahirkan karyanya. Untuk memberikan jaminan perlindungan hukum yang pasti maka lahirlah Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri, yang di dalamnya mengatur persyaratan agar desain industri dapat dilindungi.


Keywords


desain industri; perlindungan hukum; kreatifitas

Full Text:

PDF

References


Daud Sillahi, Hukum Lingkungan. 1996, Alumni, Bandung.

Muhammad Djumhana, Aspek-Aspek Hukum Desain Industri di Indonesia. 1996, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

Sudargo Gautama & Rizawanto Winata, Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI). 2000, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

Suyud Margono, Komentar Atas Undang-Undang Rahasia Dagang, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu 2001, CV. Hovindo Pustaka Mandiri, Jakarta.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten.




DOI: http://dx.doi.org/10.30742/perspektif.v6i3.543

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Visit My Stats

Creative Commons License PERSPEKTIF is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

     Secretariat:
     Faculty of Law, Wijaya Kusuma Surabaya University
     Dukuh Kupang XXV/54, Surabaya, 60225
     HP. 081938020282
     Email: perspektif_hukum@yahoo.com 

p-ISSN: 1410-3648

e-ISSN: 2406-7385

 

 

ScheduledTask does not implement execute()!