PENYELESAIAN SENGKETA DAGANG MELALUI ARBITRASE

Endang Retnowati

Abstract


Dalam era globalisasi, seperti sekarang ini, dalam hal ini terjadi perselisihan dalam dunia perdagangan joint venture, alih teknologi dan sebagainya, maka alternatif memilih Arbitrasesebagai upaya penyelesaian perselisihan adalah lebih tepat. Hal ini di sebabkan karakteristik dari Arbitrase yang sangat berbeda dengan lembaga peradilan maupun sistem-sistem penegakan hukum yang tidak dibenarkan dalam negara hukum. Ciri atau karakteristik tersebut adalah cepat, sederhana, informal prosedur, pemeriksaan dengan pintu tertutup, putusan yang tidak dapat dibanding atau dikasasi dan berkekuatan mengikat serta berkuasa eksekutorial. Karakteristik yang demikianpara pihak dalam upaya menyelesaikan perselisihan antara mereka secara lebih baik.


Keywords


sengketa dagang; arbitrase; joint venture

Full Text:

PDF

References


Erman Rajaguguk. “Keputusan Arbitrase Asing Mulai dapat dilaksanakan di Indonesia; Suara Pembaruan 1990.

M.Yahya Harahap, Arbitrase, Pustaka Kartini, 1991.

M. Yahya Harahap, Penyelesaian Sengketa Dagang Melalui Arbitrase, Varia Peradilan, 1993.

Sudikno Mertokusumo, Hukum Acara Perdata Internasional, Liberty, 1985, Yogyakarta

Sudargo Gautama, Perkembangan Arbitrase Dagang Internasional di Indonesia, PT. ERESCO, 1989, Bandung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Perspektif

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats

P-ISSN 1410-3648     E-ISSN 2406-7385

Perspektif by http://jurnal-perspektif.org/index.php/perspektif/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Sekretariat: PERSPEKTIF
Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Indonesia
Jl. Dukuh Kupang XXV No. 54 Surabaya 60225
Telp. 031- 5677577   HP. 08179392500
email: perspektif_hukum@yahoo.com