TANGGUNG JAWAB WARTAWAN MEDIA CETAK DALAM PRAKTEK JURNALISTIK

Endang Retnowati

Abstract


Saat ini informasi sudah merupakan kebutuhan pokok bagi manusia modern. Tanpa adanya berita baik yang menyangkut dirinya langsung atau tidak langsung, manusia akan merasa kebingungan untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satu sarananya adalah media cetak, dalam pelaksanaannya penyampaian berita dilakukan oleh wartawan. Dalam praktek sering terjadi adanya berita-berita yang mengarah kepada pencemaran nama baik, penghinaan, hasutan, trial by the press dan sebagainya yang dapat berakibat pihak yang dirugikan melakukan suatu penuntutan. Memang dalam ketentuan undang-undang pers mengatur adanya hak jawab, namun demikian tidaklah menghapuskan tuntutan pidana atau gugatan ganti rugi.


Keywords


pers; wartawan; media cetak

Full Text:

PDF

References


Dja’far H. Assegaf, 1983, Jurnalistik Masa Kini, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Oemar Seno Adji, 1977, Pers, Aspek-Aspek Hukum, Erlangga, Jakarta.

R. Sugandhi, 1980, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan Penjelasannya, Surabaya.

Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Undang-Undang No. 24 Tahun 1997 tentang Pers.

Kode Etik Jurnalistik, PWI Jakarta, 1995.




DOI: http://dx.doi.org/10.30742/perspektif.v5i1.232

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Visit My Stats

Creative Commons License PERSPEKTIF is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

     Secretariat:
     Faculty of Law, Wijaya Kusuma Surabaya University
     Dukuh Kupang XXV/54, Surabaya, 60225
     HP. 081938020282
     Email: perspektif_hukum@yahoo.com 

p-ISSN: 1410-3648

e-ISSN: 2406-7385