PERANAN OMBUDSMAN DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI INDONESIA

Galang Asmara

Abstract


Ombudsman institutions Formed on March 10,2000,by former President KH Abdurachman Wahid, has particular meaning, especially in achieving good governance. As a community control institution, it has the function to accomodate community complaint regarding government policy as well as an authority to give recommendation to government. It is expected to be avehicle to achieve accountable, transparent, and effective governance.


Keywords


ombudsman; good governance

Full Text:

PDF

References


Baswir, Revrisond, “Kendala Kelembagaan Dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Bersih”, dalam Pemerintahan Yang Bersih Perspektif Politik, Hukum Ekonomi, Budaya dan Agama, UII Press,Yogyakarta.

Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Umum Pemerintahan, “Politik Lokal/Nasional, Kepemimpinan dan Good Governance”, Makalah, pada Rapat Konsolidasi Pemerintahan Dalam Negeri Propinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram, 4 September 2001.

Frans H.Winarta, Nance, “Governance and Coruption”, Makalah Conferense on Good Governance in East Asia Realities, Problems, and Challenges, diselenggarakan oleh CSIS, Jakarta November 7,1999.

G. Hernandez, Carolina, “Governance, Civil Society, and Democracy”, Makalah Conference on Good Governance in East Asia Realities, Problems, and Challenges, Jakarta, 17 November 1999.

Gautama, Candara, (Ed), Penyelenggaraan Negara Yang Baik dan Masyarakat Warga, Komisi Nasional Hak Asasi.

Kent M. Weeks, Ombudsman Around the world, University Of California, 1978.

Linda C Reif (Ed), The International Ombudsman Antology, International Ombudsman Institute, Kluwer International, The Hague, 1999.

Mahfud MD, Moh, 2000, “Ketika Gudang Kehabisan Teori Ekonomi”, dalam buku Pemerintahan Yang Bersih, UII Press Yogyakarta, 2000.

Masduki, Teten, “Peranan Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi”, Makalah, disampaikan pada: Workshop on Good governance, Kerjasama antara Universitas Utrecht dengan Fakultas Hukum Unair, Surabaya, Oktober 4-5, 2001.

Simons S.C. Tay, “Governance in East Asia An Agenda for Research and Action”, Conference on Good Governance in East Asia Realities, Problems, and Challenges, diselenggarakan oleh CSIS, Jakarta November 7, 1999.

Sujata, Antonius dan RM Surachman, Ombudsman Indonesia ditengah Ombudsman Internasional, Sebuah Antologi, Komisi Ombudsman Nasional, Jakarta, 2002.

Sujata, Antonius, Reformasi dalam Penegakan Hukum, Penerbit, Jembatan, Jakarta, 2002.

Toha, Miftah, “Transparansi dan Pertanggungjawaban Publik Terhadap Tindakan Pemerintah”, Makalah Seminar Hukum Nasional ke-7, Jakarta, 1999.

Wanandi, Jusuf, Good governance dan Kaitannya dengan Stabilitas Dalam Negeri dan Kawasan: Agenda Masa Depan, Majalah Analisis CSIS Tahun XXVII, No.3 Juli-September 1998.

Keputusan Presiden RI Nomor 44 Tahun 2000.




DOI: http://dx.doi.org/10.30742/perspektif.v7i2.566

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Visit My Stats

Creative Commons License PERSPEKTIF is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

     Secretariat:
     Faculty of Law, Wijaya Kusuma Surabaya University
     Dukuh Kupang XXV/54, Surabaya, 60225
     HP. 081938020282
     Email: perspektif_hukum@yahoo.com 

p-ISSN: 1410-3648

e-ISSN: 2406-7385